TRAINING CREATING SUSTAINABILITY REPORT
- April 5, 2024
- Paring Sarwono
- Administrasi, Audit, Finance and Accounting, General Affairs, Human Resources, Industri, Management
- No Comments
PELATIHAN MENCIPTAKAN LAPORAN KEBERLANJUTAN
PENGERTIAN MENCIPTAKAN LAPORAN KEBERLANJUTAN
Membuat laporan bunuh diri adalah langkah penting bagi organisasi yang berkomitmen pada tanggung jawab lingkungan, sosial, dan ekonomi. Laporan ini berfungsi sebagai dokumen komprehensif yang menguraikan upaya dan kinerja suatu entitas dalam praktik-praktik yang berkelanjutan. Pelaporan keinginan melibatkan komunikasi transparan mengenai dampak operasi bisnis terhadap berbagai aspek, termasuk lingkungan, komunitas, dan pemangku kepentingan. Ini melampaui metrik keuangan, memberikan wawasan tentang komitmen perusahaan terhadap praktik bisnis etis, konservasi sumber daya, dan tanggung jawab sosial. Dengan berpartisipasi dalam pembuatan laporan kemiskinan, organisasi menunjukkan dedikasi mereka pada akuntabilitas dan transparansi, memupuk kepercayaan di antara pemangku kepentingan seperti investor, pelanggan, dan karyawan. Praktik ini tidak hanya meningkatkan reputasi perusahaan tetapi juga membantu dalam mengidentifikasi area-area yang perlu diperbaiki dan diinovasi. Di dunia di mana keinginan semakin diinginkan, berpartisipasi dalam pembuatan laporan keinginan bukan hanya merupakan persyaratan regulasi tetapi juga inisiatif strategi yang menyelaraskan bisnis dengan harapan global untuk perilaku yang bertanggung jawab dan etis.

TUJUAN DAN MANFAAT MENCIPTAKAN LAPORAN KEBERLANJUTAN
Tujuan:
- Transparansi Organisasi: Membuka informasi terkait praktik bisnis dan dampaknya pada aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.
- Pemenuhan Kewajiban Regulasi: Mematuhi persyaratan regulasi terkait akuntansi perbankan yang diberlakukan oleh otoritas pemerintah.
- Penilaian Kinerja: Menilai dan memonitor kemajuan organisasi dalam mencapai tujuan keinginan yang telah ditetapkan.
- Identifikasi Tantangan dan Peluang: Mengidentifikasi tantangan dan peluang baru dalam penerapan praktik bisnis berkelanjutan.
- Peningkatan Reputasi: Meningkatkan reputasi dan citra perusahaan dengan menunjukkan keterlibatan dalam praktik bisnis yang bertanggung jawab.
- Pemenuhan Ekspektasi Pemangku Kepentingan: Memenuhi harapan dan tuntutan dari berbagai pihak yang berkepentingan, seperti investor, pelanggan, dan masyarakat.
- Dasar Keputusan Strategis: Memberikan dasar untuk mengambil keputusan strategi terkait keinginan bisnis.
- Keterlibatan Karyawan: Meningkatkan kesadaran dan keterlibatan karyawan dalam praktik bisnis yang berkelanjutan.
Manfaat:
- Peningkatan Efisiensi Operasional: Mengidentifikasi area di mana efisiensi operasional dapat ditingkatkan, mengurangi biaya, dan sumber daya yang digunakan.
- Daya Tarik Investor: Menarik investor yang peduli dengan aspek keinginan dan tanggung jawab sosial perusahaan.
- Keunggulan Kompetitif: Menciptakan keunggulan kompetitif dengan menonjolkan komitmen terhadap ketidakberadaan di pasar.
- Kepatuhan Pemangku Kepentingan: Memenuhi harapan dan kebutuhan pemangku kepentingan seperti pelanggan, konsumen, dan masyarakat.
- Inovasi Produk dan Layanan: Mendorong inovasi dalam produk dan layanan yang ramah lingkungan atau berdampak positif pada sosial.
- Pengelolaan Risiko: Mengidentifikasi dan mengelola risiko yang terkait dengan isu keberlanjutan yang dapat mempengaruhi bisnis.
- Pemahaman Dampak Lingkungan: Memberikan pemahaman yang lebih baik tentang dampak lingkungan dan upaya untuk menguranginya.
- Kepuasan Pelanggan: Meningkatkan kepuasan pelanggan dengan memberikan informasi transparan tentang praktik bisnis dan nilai-nilai perusahaan.
LAPORAN KEBERLANJUTAN MATERI PEMBUATAN
I. Pendahuluan
- A. Definisi dan Konsep Keberlanjutan
- 1. Pengertian Keberlanjutan
- 2. Komponen Keberlanjutan (Lingkungan, Sosial, Ekonomi)
- B. Tujuan Pembuatan Laporan Keberlanjutan
- 1. Transparansi dan Akuntabilitas
- 2. Kepatuhan Regulasi
- 3. Manfaat Strategi dan Reputasi
II. Kerangka Kerja Pembuatan Laporan Keberlanjutan
- A. Kerangka Kerja Inisiatif Pelaporan Global (GRI)
- 1. Prinsip dan Indikator
- 2. Standar GRI untuk Laporan Keberlanjutan
- B. Pendekatan Triple Bottom Line (TBL)
- 1. Mengukur Dampak Lingkungan, Sosial, dan Ekonomi
- 2. Integrasi TBL dalam Praktik Bisnis
AKU AKU AKU. Proses Pembuatan Laporan Keberlanjutan
- A. Identifikasi Materi Keberlanjutan
- 1. Penentuan Isu-isu Kritis
- 2. Prioritas Materi Keberlanjutan
- B. Pengumpulan dan Analisis Data
- 1. Sumber Data yang Relevan
- 2. Metode Pengukuran dan Analisis
- C. Penyusunan Laporan
- 1. Struktur Laporan
- 2. Penggunaan Bahasa yang Dapat Dipahami
IV. pengukuran Kinerja Keberlanjutan
- A. Pengukuran Kinerja Lingkungan
- 1. Emisi Gas Rumah Kaca
- 2. Pengelolaan Limbah
- B. Pengukuran Kinerja Sosial
- 1. Keterlibatan Masyarakat
- 2. Kesejahteraan Karyawan
- C. Pengukuran Kinerja Ekonomi
- 1. Keuangan Berkelanjutan
- 2. Dampak Ekonomi Positif
V. Komunikasi dan Pelaporan
- A. Strategi Komunikasi Laporan Keberlanjutan
- 1. Keterlibatan Pemangku Kepentingan
- 2. Pilihan Media dan Platform
- B. Tren dan Praktik Terkini dalam Pelaporan Keberlanjutan
- 1. Laporan Terintegrasi
- 2. Teknologi dalam Pelaporan
VI. Studi Kasus dan Diskusi
- A. Analisis Laporan Keberlanjutan Perusahaan Ternama
- 1. Pencapaian dan Tantangan
- 2. Pembelajaran yang Dapat Diadopsi
VII. Evaluasi dan Tindak Lanjut
- A. Penilaian Keberlanjutan Organisasi
- 1. Evaluasi Kinerja Laporan Keberlanjutan
- 2. Perbaikan Berkelanjutan
VIII. Penutup
- A. Pentingnya Laporan Keberlanjutan
- 1. Peran dalam Pembangunan Berkelanjutan
- 2. Kontribusi terhadap Keberlanjutan Global
PESERTA PELATIHAN MENCIPTAKAN LAPORAN KEBERLANJUTAN
- Manajer Keberlanjutan:
- Memahami framework dan proses pembuatan berkelanjutan.
- Mengetahui cara mengidentifikasi dan mengukur bahan usus.
- Staf CSR (Corporate Social Responsibility):
- Memahami tanggung jawab sosial perusahaan dalam konteks pembuatan laporan keinginan.
- Mengintegrasikan praktik bisnis berkelanjutan ke dalam program CSR.
- Manajer Kualitas Lingkungan:
- Memahami metode pengukuran dan pelaporan kinerja lingkungan.
- Menguasai prinsip-prinsip pelaporan lingkungan dalam laporan keinginan.
- Profesional Bisnis dan Keuangan:
- Mengetahui cara mengukur dampak ekonomi positif dan mengintegrasikannya ke dalam laporan mualaf.
- Memahami hubungan antara keinginan dan kinerja keuangan perusahaan.
- Komunikator Korporat:
- Menguasai strategi komunikasi efektif terkait laporan kemiskinan.
- Mengetahui cara menyusun pesan yang dapat dipahami oleh berbagai pemangku kepentingan.
- Auditor dan Penilai Keberlanjutan:
- Mengetahui metode pengumpulan data dan analisis untuk menilai kekecewaan.
- Menguasai standar dan kerangka kerja (seperti GRI) yang digunakan dalam penilaian yang diinginkan.
- Pemimpin Organisasi:
- Memahami pentingnya laporan kemiskinan dalam pembangunan berkelanjutan.
- Mengidentifikasi peluang dan tantangan dalam menerapkan praktik bisnis berkelanjutan.
- HR Pegawai (Sumber Daya Manusia):
- Mengetahui dampak buruk pada kesejahteraan karyawan.
- Memahami bagaimana melibatkan karyawan dalam praktik bisnis berkelanjutan.
- Pemangku Kepentingan Eksternal:
- Mengetahui cara membaca dan memicu laporan perusahaan.
- Memahami dampak bisnis terhadap masyarakat dan lingkungan.
- Mahasiswa dan Akademisi:
- Memahami konsep dan praktik dalam dunia bisnis.
- Mengetahui peran dan pengaruh penghentian dalam akademi sastra.
Jadwal Pelatihan Tahun 2025
Jadwal Latihan ini masih bersifat Almost Running . Untuk kepastian jadwal pelatihan silahkan Anda menghubungi marketing training kami. Mohon untuk tidak memesan tiket dan juga menginap hotel terlebih dahulu sebelum ada kepastian jadwal dari tim kami. Kesalahan pemesanan tiket transportasi dan akomodasi pelatihan bukan menjadi tanggung jawab kami.
Januari : 16 – 17 Januari 2025
Februari : 13 – 14 Februari 2025
Maret : 5 – 6 Maret 2025
April : 24 – 25 April 2025
Mei : 21 – 22 Mei 2025
Juni : 11 – 12 Juni 2025
Juli : 16 – 17 Juli 2025
Agustus : 20 – 21 Agustus 2025
September : 17 – 18 September 2025
Oktober : 8 – 9 Oktober 2025
November : 12 – 13 November 2025
Desember : 17 – 18 Desember 2025
Investasi dan Lokasi pelatihan:
Pelatihan Pelatihan Pembuatan Laporan Keberlanjutan Surabaya diselenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia seperti Kota Yogyakarta (Hotel Ibis Malioboro dan Neo Tugu), Kota Surabaya (Hotel Ibis Center Surabaya dan Hotel Neo Surabaya), Kota Malang (Hotel Amaris Malang dan Hotel Neo Kota Malang), Kota DKI Jakarta (Hotel Amaris Kemang dan Hotel Neo Thamrin Jakarta), Kota Bandung (Pelaksanaan pelatihan diadakan di hotel Neo Dipatiukur dan Amaris Setiabudi), Provinsi Bali dilaksanakan di Hotel Ibis Kuta Bali dan Ibis Denpasar. Selain itu pelaksanaannya juga diselenggarakan di kota-kota lain seperti Lombok, Palembang, Lampung, Batam, dan Juga Training di Kalimantan
Kisaran Investasi Pelatihan Pembuatan Laporan Keberlanjutan Bali Rp 6.500.000,- an (**syarat dan ketentuan yang berlaku**)
Harga setiap kota akan berbeda serta semakin banyak peserta dalam 1 instansi yang sama pun, akan lebih murah. Untuk informasi lebih lanjut segera hubungi kami.
Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.
Hubungi tim pemasaran kami melalui WhatsApp berikut ini:
+62812-1115-1138
