TRAINING BEST PRACTICE IN LEAN MANUFACTURING
PELATIHAN BEST PRACTICE IN LEAN MANUFACTURING
PENGERTIAN PELATIHAN BEST PRACTICE IN LEAN MANUFACTURING
Lean manufacturing merupakan sebuah konsep atau filosofi manufaktur yang bertujuan untuk menghilangkan pemborosan atau aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah dalam proses produksi. Dengan menerapkan best practice dalam lean manufacturing, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi, kualitas, dan produktivitas. Pengertian best practice dalam konteks ini adalah metode atau prosedur terbaik yang telah terbukti berhasil dalam meningkatkan kinerja produksi. Mengikuti best practice dalam lean manufacturing memungkinkan perusahaan untuk mengidentifikasi dan mengatasi hambatan-hambatan dalam proses produksi, seperti waktu tunggu, persediaan berlebihan, gerakan yang tidak perlu, dan ketidaksempurnaan proses. Dengan demikian, best practice dalam lean manufacturing tidak hanya membantu perusahaan menghemat biaya produksi, tetapi juga meningkatkan kepuasan pelanggan dengan menyediakan produk berkualitas tinggi dalam waktu yang lebih singkat. Selain itu, mengadopsi praktik terbaik dalam lean manufacturing juga memungkinkan perusahaan untuk menjadi lebih responsif terhadap perubahan pasar dan permintaan pelanggan, sehingga memperkuat posisi kompetitif mereka di pasar. Dengan demikian, penting bagi perusahaan untuk secara konsisten mengikuti best practice dalam lean manufacturing guna mencapai keunggulan kompetitif dan berkelanjutan dalam industri.

TUJUAN DAN MANFAAT BEST PRACTICE IN LEAN MANUFACTURING
Tujuan:
- Mengurangi pemborosan dalam proses produksi.
- Meningkatkan efisiensi operasional.
- Menyederhanakan alur kerja.
- Meningkatkan kualitas produk.
- Mengurangi waktu siklus produksi.
- Meminimalkan persediaan.
- Meningkatkan produktivitas tenaga kerja.
- Menghilangkan aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah.
- Meningkatkan ketepatan waktu pengiriman produk.
- Meningkatkan kepuasan pelanggan.
Manfaat:
- Penurunan biaya produksi.
- Peningkatan profitabilitas.
- Peningkatan daya saing perusahaan.
- Penurunan lead time.
- Peningkatan fleksibilitas produksi.
- Penurunan tingkat keluhan pelanggan.
- Peningkatan efisiensi penggunaan sumber daya.
- Peningkatan peran karyawan dalam perbaikan proses.
- Peningkatan inovasi produk dan proses.
- Peningkatan keberlanjutan lingkungan melalui pengurangan limbah dan emisi.
OUTLINE MATERI BEST PRACTICE IN LEAN MANUFACTURING
- Pendahuluan
- Pengenalan tentang Lean Manufacturing
- Sejarah dan perkembangan Lean Manufacturing
- Konsep dasar pemborosan (waste) dalam proses produksi
- Prinsip-Prinsip Lean Manufacturing
- Just-In-Time (JIT)
- Jidoka (Build-in-Quality)
- Kaizen (Continuous Improvement)
- Genchi Genbutsu (Go and See)
- Pemborosan dalam Proses Produksi
- Jenis-jenis pemborosan (waste)
- Identifikasi dan pengurangan pemborosan
- Value Stream Mapping (VSM)
- Pengenalan tentang VSM
- Langkah-langkah pembuatan VSM
- Analisis VSM untuk mengidentifikasi pemborosan
- Praktik Terbaik dalam Lean Manufacturing
- 5S (Sort, Set in Order, Shine, Standardize, Sustain)
- Poka-Yoke (Mistake Proofing)
- Kanban System
- Heijunka (Production Leveling)
- Total Productive Maintenance (TPM)
- Penerapan Lean Manufacturing dalam Berbagai Industri
- Studi kasus dari industri manufaktur
- Studi kasus dari industri layanan
- Implementasi Lean Manufacturing
- Langkah-langkah implementasi Lean Manufacturing
- Peran manajemen dalam memimpin perubahan
- Pengukuran kinerja Lean Manufacturing
- Peran Budaya Organisasi dalam Keberhasilan Lean Manufacturing
- Membangun budaya kontinu perbaikan (continuous improvement)
- Pentingnya keterlibatan karyawan
- Tantangan dan Hambatan dalam Implementasi Lean Manufacturing
- Strategi mengatasi hambatan implementasi
- Mempersiapkan perubahan budaya dan struktural
- Kesimpulan dan Evaluasi
- Ringkasan materi
- Evaluasi pembelajaran
- Langkah-langkah lanjutan setelah pelatihan
PESERTA PELATIHAN BEST PRACTICE IN LEAN MANUFACTURING
- Manajer Operasional: Untuk memahami konsep dan menerapkan praktik terbaik dalam meningkatkan efisiensi operasional pabrik atau fasilitas produksi.
- Insinyur Manufaktur: Untuk mempelajari metode-metode yang dapat meningkatkan kualitas produk dan mengurangi pemborosan dalam proses produksi.
- Supervisor Produksi: Untuk mengembangkan keterampilan dalam memimpin tim produksi dan menerapkan prinsip-prinsip lean dalam alur kerja sehari-hari.
- Karyawan Produksi: Untuk memahami pentingnya peran mereka dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas, serta menghilangkan pemborosan di tempat kerja.
- Manajer Kualitas: Untuk memahami bagaimana praktik lean dapat meningkatkan sistem manajemen kualitas dan meminimalkan cacat produk.
- Manajer Rantai Suplai: Untuk mempelajari cara mengoptimalkan aliran material dan meminimalkan persediaan melalui penerapan konsep-konsep lean dalam rantai pasok.
- Staf Teknis: Untuk memahami bagaimana teknologi informasi dan sistem otomatisasi dapat digunakan untuk mendukung praktik lean manufacturing.
- Karyawan Administrasi: Untuk memahami bagaimana sistem administrasi dan proses non-produksi dapat disesuaikan dengan prinsip-prinsip lean untuk meningkatkan efisiensi.
- Pemilik Usaha Kecil dan Menengah: Untuk mempelajari cara menerapkan prinsip-prinsip lean dalam skala yang sesuai dengan kapasitas dan sumber daya perusahaan mereka.
- Konsultan Bisnis: Untuk mengembangkan keahlian dalam memberikan bimbingan dan dukungan kepada perusahaan dalam menerapkan lean manufacturing sebagai bagian dari strategi perbaikan proses mereka.
Jadwal Training Tahun 2024
Jadwal Training ini masih bersifat Almost Running. Untuk kepastian jadwal pelatihan silahkan Anda menghubungi marketing training kami. Mohon untuk tidak memesan tiket dan juga akomodasi hotel terlebih dahulu sebelum ada kepastian jadwal dari tim kami. Kesalahan pemesanan tiket transportasi dan akomodasi training bukan menjadi tanggung jawab kami.
- Batch 1 : 10 – 12 Januari 2024
- Batch 2 : 7 – 9 Februari 2024
- Batch 3 : 6 – 8 Maret 2024
- Batch 4 : 4 – 6 April 2024
- Batch 5 : 2 – 4 Mei 2024
- Batch 6 : 13 – 15 Juni 2024
- Batch 7 : 4 – 6 Juli 2024
- Batch 8 : 14 – 16 Agustus 2024
- Batch 9 : 12 – 14 September 2024
- Batch 10 : 10 – 12 Oktober 2024
- Batch 11 : 7 – 9 November 2024
- Batch 12 : 5 – 7 Desember 2024
Investasi dan Lokasi pelatihan:
Training dan Pelatihan Industri Manufaktur Surabaya diselenggarakan di beberapa kota kota besar di Indonesia seperti Kota Yogyakarta (Hotel Ibis Malioboro dan Neo Tugu), Kota Surabaya (Hotel Ibis Center Surabaya dan Hotel Neo Surabaya), Kota Malang (Hotel Amaris Malang dan Hotel Neo Kota Malang), Kota DKI Jakarta (Hotel Amaris Kemang dan Hotel Neo Thamrin Jakarta), Kota Bandung (Pelaksanaan training diadakan di hotel Neo Dipatiukur dan Amaris Setiabudi), Provinsi Bali dilaksanakan di Hotel Ibis Kuta Bali dan Ibis Denpasar. Selain itu pelaksanaan juga diselenggarakan di kota-kota lain seperti Lombok, Palembang, Lampung, Batam, dan Juga Training di Kalimantan
Kisaran Investasi Training Industri Manufaktur Bali Rp 6.500.000,- an (**syarat dan ketentuan berlaku**)
Harga setiap kota akan berbeda serta semakin banyak peserta dalam 1 instansi yang sama pun, akan lebih murah. Untuk informasi lebih lanjut hubungi kami segera.
Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.
Hubungi tim marketing kami melalui WhatsApp berikut ini :
+62812-1115-1138
